Friday, October 30, 2009

PRODUCTIVITY of Hydraulic Excavators

. Friday, October 30, 2009
3 comments

(CONSTRUCTION APPLICATION)




1. Production per cycle (q)

q = q1 × K

where q1: Bucket capacity (heaped) (m3; yd3) K : Bucket fill factor


(1) Bucket fill factor

The bucket fill factor varies according to the nature of material. A suitable factor can be selected from the table, taking into consideration the applicable excavating conditions.



2. Cycle time (Cm)

Cycle time = Excavating time + swing time (loaded ) + dumping time + swing time (empty)

However, here we use cycle time = (standard cycle time) × (conversion factor)

The standard cycle time for each machine is determined from the following table.



3. Job efficiency (E)

The following table gives typical job efficiency as a rough guide. To obtain the actual production figure, determine the efficiency in accordance with actual operating conditions.




Sumber : Komatsu SHB_28





Powered by ScribeFire.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Tuesday, August 25, 2009

Menjawab Beberapa Pertanyaan...

. Tuesday, August 25, 2009
0 comments


Lama sudah saya tidak menambahkan artikel di blog saya ini, hal ini tidak lain dan tidak bukan karena disebabkan oleh kesibukan sehari-hari, sehingga membuat saya jadi " Malas " untuk mengetikkan artikel yang akan di publish lewat blog ini, namun insha Allah satu saat nanti saya akan kembali melakukan posting artikel ke blog ini.

Saya mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungan teman-teman yang mau bersedia mampir ke sini. Ada yang bertanya namun belum sempat saya balas, ada juga yang sekedar say hello...untuk itu saya mohon maaf. Namun untuk kali ini saya akan menjawab beberapa pertanyaan dari teman-teman yang sudah mampir.

@ Mr.Akuy..
Jika saya bisa di kasih Link Blog-nya Insha Allah saya akan berkunjung balik ke blog-nya Mr.Akuy..jangan lupa dikirim ya..japri via email juga boleh...

@ Ms Rahma..
Wa'alaikum salam. kebetulan saya ada beberapa artikel dan SOP tentang Disposal Management mba, jika saya bisa dikasih email address-nya, Insha Allah Artikel-nya akan langsung saya kirim ke ms.Rahma.

@ Mr. Akhmad Yudi..
Pak..jika ada email address-nya, artikel Rank Batubaranya akan langsung saya kirim ke email Pak Akhmad Yudi..

@ Mr. Marhadi..
Untuk Firing order Mesin Bensin 4 silinder insha Allah akan langsung saya kirim juga ke email yang dah bpk cantumkan di comment bpk tersebut, sabar aja ya.

@ tHile..
Selain kapasitas produksi bulldozer yang dah saya publish disini, sebenarnya masih ada artikel serupa namun untuk jenis unit yang lain, karena masih belum ada mood untuk mengetiknya, makanya masih belum saya publish, Insha Allah kedepan juga akan saya posting ke blog saya ini..

@ Oky di Surabaya..
Monggo di copy aja mas, semoga bisa bermanfaat buat yang lainnya., Salam..

@ RD Bond
Jika ditanya 1 BCM ( Bank Cubic Meter ) sama dengan berapa ton, rasanya saya tidak bisa langsung menjawabnya, karena untuk meng-konversi-kan dari BCM ke Ton tergantung dari Density material yang saat itu sedang di loading. Sehingga jika di konversi-kan masing-masing tonnase dari material tersebut pasti akan berbeda walaupun jumlah dalam BCM-nya sama. 1 Ton coal di tempat kami setelah di konversi akan menjadi 0,8 bcm.ini sudah dibulatkan atau kalo mau dibalik 1 bcm = 1,3 ton , ini didapat dari 1 bcm x coal density ( Catatan coal density = 1,3 , overburden = 2,1 ). Kalo yang 1 meter cubic = berapa bcm sampai saat ini saya masih belum tahu pak...barangkali ada rekan lain yang bisa membantu..?

Untuk sementara sekian dulu dari saya, saya tunggu email address teman-teman ya..kirim aja ke ajimail3@gmail.com

Salam , AJI




Powered by ScribeFire.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Wednesday, August 19, 2009

Meraih Sukses Selama Ramadhan

. Wednesday, August 19, 2009
3 comments

[Al-Islam 469] Ramadhan 1430 H sebentar lagi datang. Orang Mukmin manapun tentu sangat gembira menyambut datangnya bulan Ramadhan. Betapa tidak, Ramadhan adalah bulan agung, penuh berkah dan kemuliaan. Di dalamnya, secara khusus Allah SWT mewajibkan orang Mukmin berpuasa agar menjadi orang yang bertakwa. Tentu kegembiraan seorang Mukmin dalam menyambut Ramadhan dilandasi oleh hasrat untuk meraih segala keagungan, kemuliaan dan keberkahannya; juga dilandasi oleh kerinduan untuk memproses diri menjadi orang yang bertakwa demi meraih surga-Nya yang penuh dengan kenikmatan yang memang telah disiapkan untuk orang-orang yang bertakwa.


Rasul menyatakan bahwa orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan:

«لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانٍ يَفْرَحُهُمَا: إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ، وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ»

Orang yang berpuasa berhak mendapatkan dua kegembiraan: jika berbuka, ia bergembira; jika bertemu Rabb-nya, ia juga bergembira karena puasanya (HR al-Bukhari, Muslim, Ibn Majah, an-Nasa’i dan Ahmad).

Kegembiraan menyambut Ramadhan ibaratnya hanyalah pembuka untuk lebih merasakan kegembiraan di bulan Ramadhan dan menyambut kegembiraan yang hakiki di akhirat kelak. Kegembiraan menyambut Ramadhan hakikatnya adalah gembira karena bisa segera berpuasa. Dengan puasa itu orang Mukmin berpeluang mendapatkan keutamaan yang terkandung di dalamnya dan pahala sangat yang besar dari amalan puasa itu sendiri. Rasulullah saw. bersabda:

«كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ، اَلْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ، قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِيْ، وَأَنَا أَجْزِيْ بِهِ»

Setiap amal anak Adam dilipatgandakan; satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang serupa sampai tujuh ratus kali. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang membalasnya… (HR Muslim, an-Nasai, ad-Darimi dan al-Baihaqi).

Selain itu, dengan puasa Ramadhan seorang Mukmin juga berpeluang mendapat ampunan atas dosanya yang di masa lalu. Rasulullah saw. bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَاناً وَاِحْتِسَاباً غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Siapa saja yang berpuasa Ramadhan dengan dilandasi iman dan bersungguh-sungguh mencari ridha Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu (HR al-Bukhari, an-Nasai, Ahmad, Ibn Majah dan Ibn Hibban).

Namun, semua keutamaan di bulan Ramadhan itu belum tentu bisa kita raih secara optimal. Ramadhan itu ibarat proses; output (hasil)-nya akan sangat dipengaruhi oleh input (masukan)-nya dan proses yang berlangsung. Untuk meraih kesuksesan pada bulan Ramadhan kita harus memperhatikan dan menyiapkan input dan proses selama Ramadhan. Dari sisi persiapan, ada tiga hal yang perlu dipersiapkan. Pertama: persiapan ilmu. Walaupun puasa Ramadhan sudah kita jalani setiap tahun, kita perlu mengkaji kembali hukum-hukum, ketentuan puasa dan semua amal yang terkait. Kajian kembali terhadap semuanya itu bisa saja mendatangkan pemahaman yang lebih dalam dan lebih kuat, sehingga kita bisa menjalankan puasa dan amal-amal Ramadhan itu secara lebih mantap. Lebih dari itu, pengkajian kembali itu akan menciptakan kesadaran baru atau memperbarui kesadaran untuk melaksanakan puasa. Dengan begitu, puasa Ramadhan dan seluruh amal yang ada di dalamnya tidak akan dijalani sekadar ritual rutin tahunan, karena hakikat puasa adalah penghambaan dan pengorbanan untuk Allah. Dengan bekal ilmu itu, kita akan lebih berhati-hati menjalani puasa dan semua amal lain, disertai kesadaran sedang menjalankan ibadah kepada Allah. Dengan begitu kita akan senantiasa merasa berhubungan dengan Allah SWT.


Kedua: persiapan aspek ruhiah dan upaya “memperbarui” keimanan. Ini perlu agar kita memasuki bulan Ramadhan betul-betul dengan sepenuh keimanan dan kesadaran melaksanakan perintah Allah; penuh dengan kesungguhan untuk menggapai keridhaan-Nya serta berharap betul untuk mendapatkan ampunan-Nya. Sebab, keberhasilan proses selama Ramadhan itu memang bergantung pada landasan iman dan niat semata-mata untuk mencari ridha Allah. Allah sendiri menyerukan kewajiban berpuasa itu kepada orang-orang yang beriman (QS al-Baqarah [2]: 183). Artinya, hanya mereka yang menjalani puasa dengan landasan iman —juga yang selama berpuasa Ramadhan dan melaksanakan amal-amal di dalamnya diliputi oleh suasana keimanan saja— yang akan berhasil meraih output sebagai insan takwa. Hal itu juga ditegaskan dalam hadis Rasul di atas.


Ketiga: perencanaan proses. Kita perlu menyiapkan program Ramadhan dan apa saja yang akan kita kerjakan selama bulan Ramadhan. Dengan begitu, tidak ada kesempatan yang terabaikan dan Ramadhan bisa kita jalani secara maksimal. Bagus kiranya dibuat rencana, jadwal dan programnya; juga tolok ukur dan pengawasan atas capaiannya serta solusi-solusi alternatifnya. Dengan begitu amal ibadah dan peningkatannya akan lebih disiplin. Sebab, sekecil apapun suatu aktivitas —apalagi amal besar— jika dijalankan secara langgeng dan disiplin, hasilnya tentu akan luar biasa. Dalam bahasa hadis, amal yang kontinu (terus-menerus), sekalipun kecil, adalah amal yang terbaik dan dicintai Allah.


Inti dari amalan-amalan Ramadhan itu adalah taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah. Bisa jadi banyak dari kaum Muslim yang memahami taqarrub itu hanya terkait dengan amal ibadah ritual saja, atau bahkan hanya terkait dengan ibadah-ibadah sunnah saja. Hal itu bisa jadi karena keawaman dan kekurangilmuan mereka; bisa jadi pula karena paham Sekularisme —pemisahan agama (Islam) dari kehidupan— yang tanpa disadari telah tertanam dalam diri mereka. Bahkan Sekularisme itu tanpa disadari telah dijadikan dasar untuk memahami ajaran Islam.


Kesuksesan menjalani proses selama Ramadhan hanya akan bisa kita raih jika pemahaman tentang Sekularisme itu kita tanggalkan dan kita tinggalkan, kemudian kita mengambil Islam secara utuh sebagai sebuah sistem kehidupan.

Taqarrub kepada Allah sebagai inti dari amalan Ramadhan banyak bentuknya. Amalan pokoknya selama Ramadhan tentu saja adalah puasa itu sendiri. Namun, di luar itu banyak kegiatan taqarrub lainnya yang mesti dilakukan selama Ramadhan. Rasulullah saw. bersabda:

« … وَمَا تَقَرَّبَ إِلَىَّ عَبْدِى بِشَىْءٍ أَحَبَّ إِلَىَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ، وَمَا يَزَالُ عَبْدِى يَتَقَرَّبُ إِلَىَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ، فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِى يَسْمَعُ بِهِ، وَبَصَرَهُ الَّذِى يُبْصِرُ بِهِ، وَيَدَهُ الَّتِى يَبْطُشُ بِهَا وَرِجْلَهُ الَّتِى يَمْشِى بِهَا، وَإِنْ سَأَلَنِى لأُعْطِيَنَّهُ، وَلَئِنِ اسْتَعَاذَنِى لأُعِيذَنَّهُ … »

Tiadalah seorang hamba bertaqarrub kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada apa yang aku fardhukan atasnya. Tiadalah hamba-Ku terus-menerus bertaqarrub kepada-Ku dengan amal-amal sunnah hingga Aku mencintainya. Jika Aku mencintainya, Aku menjadi pendengarannya yang dia gunakan untuk mendengar; menjadi penglihatannya yang dia gunakan untuk melihat; menjadi tangannya yang dia gunakan untuk memegang dengan kuat; dan menjadi kakinya yang dia gunakan untuk melangkah. Jika ia meminta kepada-Ku, niscaya dia Aku beri; jika ia meminta perlindungan-Ku, niscaya dia Aku lindungi… (HR al-Bukhari).

Jadi, ber-taqarrub kepada Allah sebagaimana dijelaskan dalam hadis di atas adalah dengan melaksanakan semua yang difardhukan oleh Allah dan menambahnya dengan senantiasa berupaya melaksanakan amal-amal sunnah. Tentu kita tidak boleh keliru dengan lebih mengedepankan amal-amal sunnah dan menilainya sebagai taqarrub yang mesti diutamakan seraya mengabaikan amal-amal yang wajib.


Jelas sekali, aktivitas taqarrub yang paling dicintai oleh Allah adalah semua aktivitas yang difardhukan kepada kita, yang tentu tidak terbatas hanya aktivitas ibadah saja. Justru aktivitas fardhu di luar ibadah jauh lebih banyak jumlahnya.


Semua yang difardhukan itu meliputi seluruh kewajiban yang telah ditetapkan dalam Islam. Agar semua itu bisa terlaksana dengan sempurna, kuncinya adalah dengan menerapkan syariah Islam yang dijalankan oleh kekuasaan yang menjadikan kedaulatan hanya di tangan syariah. Dengan kata lain, wajib bagi seorang imam atau khalifah yang dibaiat oleh kaum Muslim untuk menerapkan syariah Islam dan mengemban dakwah ke seluruh penjuru dunia. Adanya imam atau khalifah yang dibaiat umat merupakan kewajiban yang dibebankan di atas pundak kita. Sebab, Rasul saw. telah menggambarkan siapa saja yang mati, sedangkan di pundaknya tidak terdapat baiat kepada imam/khalifah, maka matinya seperti mati Jahiliah. Adanya imam atau khalifah inilah yang menentukan kesempurnaan pelaksanaan semua kewajiban di dalam agama ini. Karena itu, sungguh tepat jika para ulama menilai kewajiban mengangkat seorang imam/khalifah merupakan salah satu kewajiban paling agung di dalam agama ini.


Amal-amal Ramadhan, khususnya puasa, sejatinya membangkitkan dan menumbuhkan kesadaran untuk menghambakan diri hanya kepada Allah SWT. Kesadaran ini begitu kuat dibangun selama Ramadhan dan harus terus dihidupkan usai Ramadhan sebagai bukti keberhasilan proses selama Ramadhan itu.

Orang yang berpuasa dan tetap berupaya menjaga puasanya semata-mata karena mengharap keridhaan Allah, biasanya tidak bergantung pada kehadiran siapapun kecuali kesadaran selalu diawasi oleh Allah SWT. Spirit yang dibentuk oleh puasa ini tentu akan menjadi modal sangat berharga untuk mewujudkan penghambaan diri hanya kepada Allah di luar aktivitas puasa, yaitu dalam bentuk amal keseharian di tengah-tengah masyarakat. Dalam hal ini penerapan syariah untuk mengatur segala aspek kehidupan di masyarakat sejatinya merupakan wujud penghambaan kepada Allah secara nyata dan kolektif.


Karena itu, perjuangan mewujudkan penerapan syariah secara kaffah merupakan perhargaan terhadap proses dan capaian pada bulan Ramadhan sekaligus upaya untuk menjadikannya tetap hidup pasca Ramadhan. Selain itu dakwah dan perjuangan mewujudkan penerapan syariah dan Khilafah merupakan bagian dari aktivitas taqarrub yang paling utama dan agung.


Karena itu, aktivitas perjuangan dakwah untuk mewujudkan penerapan syariah secara kaffah merupakan aktivitas yang wajib ada di dalam daftar aktivitas Ramadhan, bahkan selayaknya menjadi aktivitas utama selama Ramadhan.

Wahai Kaum Muslim:

Sudah saatnya kita mempersiapkan dan mejalani Ramadhan dan puasa di dalamnya tidak seperti biasanya yang sudah lalu, yaitu dengan menjalankan berbagai aktivitas taqarrub yang utama dan agung itu. Itulah aktiviats untuk menegakkan syariah dan Khilafah. Aktivitas itu pulalah yang bisa menjadikan Ramadhan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya; mengokohkan posisi kita mulia di hadapan Allah, Rasul-Nya dan orang-orang Mukmin; sekaligus akan dicatat dengan tinta emas dalam lembaran sejarah. []


KOMENTAR:


Saatnya Ulama Mengubah Kondisi Umat (Republika.co.id, 15/08/09)

Kondisi umat bisa diubah jika ulama bersatu memperjuangkan tegaknya syariah dan khilafah.



Powered by ScribeFire.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Wednesday, July 22, 2009

7.000 Ulama Dukung Syariah dan Khilafah

. Wednesday, July 22, 2009
0 comments



Jakarta—Sekitar 7.000 ulama dari berbagai pelosok Indonesia mendukung upaya penegakan dan syariah. Dukungan itu disampaikan dalam Muktamar Ulama Nasional yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta (21/7).


Gema takbir membahana begitu perwakilan para ulama yang mewakili beberapa daerah menorehkan tanda tangannya di sebuah piagam yang ditulis dalam empat bahasa (Indonesia, Inggris, Arab, dan Turki). Piagam itu berisikan tekad para ulama untuk memperjuangkan kembali tegaknya syariah dan khilafah sebagai kewajiban bagi setiap Muslim. Dalam rangka itu para ulama akan berusaha mendekati para pemilik kekuatan di negeri-negeri Muslim memberikan dukungan (nushrah) kepada para pejuang penegak Khilafah.


Amir Hizbut Tahrir al-‘Alim Atha’ Abu Rasytah dalam sambutan pembukanya melalui audio mengatakan ulama adalah pewaris para nabi sehingga masa depan apa yang ditinggalkan oleh Nabi SAW tergantung pada ulama.


Syeikh Atha’ mengingatkan kembali, kejayaan Islam di masa Khilafah merupakan fakta yang tidak bisa dibantah. Sementara kondisi kaum Muslim saat ini terpuruk, tertinggal di segala bidang, dan kehilangan kemuliaan. “Sesungguhnya tegaknya Khilafah bukan sekadar persoalan utama yang hanya menjamin kemuliaan kaum Muslim dan rahasia kekuatannya saja. Tetapi ia juga merupakan yang pertama dan terakhir dari berbagai kewajiban yang lain.”


Menurutnya, sebagai kewajiban utama tentu siapa saja yang menunaikannya akan mendapatkan pahala yang amat besar dan bisa meraih kedudukan mulia. Karenanya, Syeikh Atha’ menyeru: “Sungguh, kami sangat ingin saudara semuanya ikut berpartisipasi bersama kami untuk meraih kemuliaan yang agung ini, dengan berjuang untuk menegakkan Khilafah,” tandasnya.


Ia berharap muktamar ini menjadi fajar Khilafah sehingga seluruh dunia diterangi oleh kemuliaan dan kekuatan kaum Muslim. Umat Islam juga kembali lagi menjadi umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. ”Dan negara mereka menjadi negara nomor satu lagi di dunia, yang membawa kebaikan dan berkah, hukum dan keadilan, industri dan ilmu pengetahuan, serta stabilitas dan keamanan,” katanya.


Beberapa ulama dari luar negeri ikut andil menyampaikan pandangannya dalam muktamar ini. Mereka berasal dari Sudan, Yaman, Palestina, Syam, Lebanon, Pakistan, India, Bangladesh, Asia Tengah, Turkistan Timur, dan Turkin. Mereka mengungkap kondisi negeri mereka dan solusi untuk mengatasi persoalan tersebut. Mereka menyatakan tidak ada lain solusi kecuali kembali kepada syariah Islam dalam naungan Daulah Khilafah Islamiyah. Mereka menyerukan persatuan umat dan langkah bersama mewujudkan tegaknya kembali Khilafah.


Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia M Ismail Yusanto mengatakan perkara utama umat Islam sekarang adalah tegaknya Khilafah, yang akan menyatukan kaum Muslim dalam satu negara di bawah bendera Khalifah yang satu. Yang akan menerapkan hukum-hukum Allah di dalam negeri, dan yang akan mengemban risalah Islam ke seluruh dunia; agar dunia keluar dari kegelapan menuju cahaya yang terang benerang. “Perkara utama ini harus dijadikan perkara yang taruhan untuk mewujudkannya adalah hidup dan mati,” tandasnya.


Menurutnya, yang membuat berbagai umat mengalami perbedaan satu sama lain adalah akidah dan pemikirannya tentang kehidupan. Karenanya, umat harus menentukan UUD-nya, peraturan, metode, dan tujuan hidupnya. Sementara pemikiran-pemikiran ini, di sisi umat yang manapun terwujud pada para ulamanya, pemikirnya, intelektualnya, dan hakimnya.


“Karena itu, umat Islam harus mewujudkan hal itu pertama kali pada ahli fiqihnya dan para ulamanya yang sesungguhnya. Mereka adalah para mujtahid umat dan pemikir umat. Mereka adalah para ulama yang mengerti hukum dan sistem yang disyariatkan Allah. Mereka adalah para ulama Islam yang akan menentukan metode dan tujuan hidup,” jelasnya.


Ia kemudian mengingatkan kembali peran ulama sebagai pewaris para nabi. Ia mengajak para ulama melakukan aktivitas yang serius dan sungguh-sungguh untuk menegakkan Khilafah. ”Mari bekerja sama dengan kami dalam mewujudkan perkara yang besar ini,” ajaknya. (MJ)

Sumber Artikel : www.eramuslim.com
Sumber photo : www.hizbut-tahrir.or.id





Powered by ScribeFire.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Thursday, June 25, 2009

Krisis Ekonomi Dunia Belum Berakhir

. Thursday, June 25, 2009
0 comments


[Al-Islam 461] Akhir-akhir ini media Barat memberitakan prakiraan sejumlah perusahaan yang mengatakan, bahwa tahap paling kritis dari krisis keuangan telah berlalu; juga bahwa perekonomian beberapa negara Barat telah mulai memperlihatkan tanda-tanda pemulihan ekonomi. Berbagai laporan media itu menyebutkan pendapat beberapa ahli ekonomi, para politisi dan pelaku bursa. Mereka menyatakan, naiknya kembali harga minyak menandakan bahwa perekonomian global telah sampai pada titik terendahnya dan mulai pulih, yang mendorong harga minyak terus merangkak naik.


Benarkah perekonomian sudah mulai pulih? Tentu salah jika pulihnya perekonomian hanya dilihat dengan memperhatikan sinyal-sinyal keuangan, seperti naiknya harga minyak dan harga komoditi di pasar global. Tentu kita harus memperhatikan tingkat produksi perusahaan-perusahaan, total GDP, angka pengangguran, harga barang-barang konsumsi, besaran belanja rumah tangga dan perusahaan, jumlah kredit perumahan dan pengumuman kebangkrutan yang terus terjadi pada perusahaan raksasa seperti General Motors dll; juga gejala-gejala perekonomian lainnya.


Dengan memperhatikan semua itu akan tampak jelas bahwa di seluruh dunia belum ada tanda-tanda pemulihan ekonomi! Kami akan menyebutkan beberapa buktinya:



1. Kondisi perekonomian Amerika.

Angka pengangguran di AS mencapai 8,9%, tertinggi sejak 26 tahun lalu. Tingkat pendapatan nasional menurun 6,1% pada kuartal pertama tahun ini. Supaya tingkat penjualan sebanding dengan jumlah barang, perusahaan mengurangi penawaran barang ke pasar sampai pada angka terendah sejak Perang Dunia II. Penurunan penawaran itu setara dengan 103,7 miliar dolar AS pada kuartal pertama tahun 2009. Sebelumnya, pada kuartal terakhir tahun 2008, penawaran itu telah menurun senilai 25,8 miliar dolar AS. Investasi di AS juga menurun 38% dalam satu tahun. Ekspor barang dan jasa pada kuartal pertama tahun 2009 menurun 30%. Sebelumnya, pada kuartal terakhir 2008 ekspor AS telah menurun 23,6%. Angka kegagalan kredit akibat ketidakmampuan melunasi kredit pada bulan Maret 2009 meningkat hingga 341.180. Angka itu naik 17% dari bulan Februari 2009, dan naik 46% dari bulan Maret 2008.


Selain itu, Pemerintah AS telah menyuntikkan uang miliaran dolar pada bank-bank yang ambruk dan perusahaan-perusahaan yang terlilit utang.


2. Kondisi perekonomian Jerman.

Angka pengangguran di Jerman mencapai 8,2%, tertinggi sejak Perang Dunia II. Kantor Perburuhan Federal pada tanggal 28 Mei 2009 menyatakan, bahwa rata-rata pemutusan hubungan kerja (PHK) bertambah. Hal itu di luar pengurangan jam kerja harian untuk mengurangi tingkat pengangguran. Pengamat ketenagakerjaan Anders Reese telah mencatat bahwa statistik pengangguran telah dimanipulasi supaya tampak sebaliknya dan supaya kelihatan membaik pada bulan Juni.


Sektor manufaktur Jerman juga mengalami penurunan sekitar 58% pada bulan April dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu. Angka itu merupakan penurunan terbesar sektor ini sejak didirikan. Organisasi industri-industri berat mengatakan bahwa telah terjadi penurunan permintaan global sebesar 60% dan permintaan lokal sebesar 52%. Sebagian pengamat ekonomi malah lebih pesimis daripada pemerintah.


3. Kondisi perekonomian Eropa secara umum.

Penjualan eceran menurun drastis pada bulan April 2009 karena tingginya angka pengangguran. Artinya, konsumen secara bersama-sama mengurangi belanja mereka. Nik Kounis, kepala ekonom Eropa di Fortis Bank Netherland mengatakan di Amsterdam, “Menurut Komisariat Eropa, angka pengangguran di Eropa pada bulan Maret 2009 naik sampai 8,9%, tertinggi sejak tiga tahun. Angka pengangguran tahun depan akan terus naik sampai 9,9% dan mencapai 11,5% pada tahun 2010. Menurut Komisariat Eropa, perekonomian kawasan Eropa akan mengalami penurunan sebesar 4% pada tahun ini. Hal itu disebabkan oleh turunnya ekspor dan pemutusan hubungan kerja oleh sejumlah perusahaan.”


4. Kondisi perekonomian Jepang.

Angka pengangguran di Jepang pada bulan April 2009 mencapai 5%, tertinggi sejak lima tahun terakhir. Dalam laporan bulanan Departemen Dalam Negeri dan Komunikasi dinyatakan bahwa terdapat 3,46 juta pengangguran. Jumlah itu naik 25,8% dibandingkan dengan April tahun lalu. Dinyatakan juga bahwa hanya ada 46 pekerjaan bagi setiap 100 orang pencari kerja. Ini adalah angka terburuk sejak tahun 1999.


Rata-rata belanja rumah tangga pada bulan April menurun 1,3% dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu. Produk domestik bruto Jepang mengalami penurunan 10%. Penurunan total PDB Jepang sejak bulan Januari sampai bulan Maret menciptakan perlambatan ekonomi terburuk sejak tahun 1947. Glenn Maguire, kepala ekonom di Societe Generale Asia Pasifik mengatakan, bahwa secara umum perlambatan 10% pertumbuhan dinilai sebagai resesi. Jepang hampir sampai pada batas itu dengan menurunnya perekonomian Jepang sebesar 9,7% pada tahun ini.


5. Kondisi perekonomian global.

Menurut New York Times, perekonomian negara-negara berkembang telah melalui kuartal paling buruk sejak satu dekade lalu. Kondisi yang lebih buruk akan datang. Total produk domestik bruto tiga puluh negara yang tergabung di dalam OECD mengalami penurunan 2,1% pada kuartal pertama tahun ini dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Produk domestik bruto negara-negara anggota OECD mengalami penurunan 2% pada kuartal terakhir tahun 2008.


Menurut Bank Dunia, perekonomian negara-negara anggota OECD mencakup 71% dari total produksi nasional secara global. Perekonomian negara-negara OECD pada kuartal pertama tahun 2008 menurun 4,2%. Dari angka itu, Amerika turut andil 0,9%, Jepang 1%, 13 negara terbesar kawasan Euro sebesar 1,3% dan negara-negara lainnya 1%.


Semua itu menunjukkan fakta sebenarnya bahwa kondisi perekonomian global belum pulih dari krisis, bahkan masih akan terus didera krisis.


Lalu mengapa terjadi kenaikan di pasar saham dan pasar barang dan jasa? Jawabannya, kenaikan itu disebabkan hal-hal berikut:

Pertama, suntikan dana yang dilakukan pemerintah AS kepada perusahaan asuransi AIG sebesar US$ 173 miliar yang diambil dari uang para pembayar pajak AS. Dari jumlah itu, 90 miliar dibelanjakan untuk membayar utangnya ke perbankan Amerika dan Eropa. Pada tanggal 15 Maret 2009, AIG telah mendistribusikan uang ke sejumlah bank dan institusi: Bank Goldman mendapatkan US$ 12,9 miliar; Bank Merrill Lynch US$ 6,8 miliar; Bank of America US$ 5,2 miliar; Citigroup US$ 2,3 miliar; Bank Wachovia US$ 1,5 miliar; Bank Barclays US$ 8,5 miliar; dan UBS Swiss mendapat US$ 5 miliar.


Supaya pemerintah AS tidak terkesan membantu perusahaan AIG secara langsung karena khawatir akan menimbulkan kemarahan masyarakat, AIG mentransfer dana itu ke berbagai bank. Berikutnya bank-bank itu mengumumkan keuntungannya. Misalnya, Bank of America mengumumkan keuntungannya sebesar US$ 4,2 miliar, Citigroup US$ 1,6 miliar dan Goldman Sachs US$ 1,8 miliar. Di Eropa Barclays Bank mengumumkan keuntungannya sebesar 5,28 miliar pounsterling. Akhirnya, harga-harga saham pun terkerek naik. Sebenarnya kenaikan harga-harga saham itu bukan karena aktivitas ekonomi yang menghasilkan keuntungan, tetapi karena suntikan dana yang pengaruhnya hanya sebentar.


Kedua, pada awal tahun ini, pemerintah AS mengumumkan programnya untuk menopang bank-bank Amerika. Tujuan pengumuman itu adalah untuk menyebarkan kepercayaan para investor bank-bank Amerika untuk memberikan sugesti bahwa bank-bank itu dalam kondisi baik dan tidak sedang mengalami kesulitan besar. Program itu, sebagaimana sebelumnya telah dijelaskan oleh Menteri Keuangan AS Timothy Geitner, adalah untuk memberikan kesan bahwa mayoritas aset bank yang mengamali kesulitan bisa dikeluarkan dari daftar neraca.


Kondisi-kondisi dan berbagai pernyataan itu menyebabkan naiknya harga-harga saham perbankan Amerika. Harga saham Bank Wells Fargo naik 8,5%, Morgan Stanley naik 0,9%, Bank of America naik 4% dan Citigroup naik 7%. Jelas, apa yang terjadi ini mirip dengan dukungan propaganda opini untuk menaikkan saham tertentu seperti yang dilakukan oleh para spekulan yang sengaja menyebarkan berita tentang kemajuan kondisi ekonomi suatu perusahaan, atau peluang kemajuan perusahaan itu. Lalu berita itu menyebabkan bertambahnya kepercayaan dan menaikkan harga saham perusahaan tersebut. Kemudian setelah tujuan para spekulan itu tercapai, harga saham itu pun turun kembali dan bahkan ambruk. Hal itu seperti yang terjadi pada sebab-sebab munculnya krisis saat ini.


Ketiga, pada awal tahun ini The Fed (Bank Sentral AS) dan Bank of England (Bank Sentral Inggris) masing-masing mengumumkan rencana untuk mulai membeli aset-aset beracun milik berbagai bank, surat-surat utang dan aset-aset lembaga keuangan yang ambruk. Pertambahan jumlah uang yang dipompakan ke pasar secara alami pasti menyebabkan inflasi dan naiknya harga-harga barang dan jasa. Sebab, bertambahnya uang yang ditawarkan akan melemahkan daya belinya dan berikutnya terjadi inflasi, yaitu kenaikan harga-harga barang dan jasa. Bank of England mulai menampakkan keterkejutannya atas naiknya angka inflasi yang menyebabkan penderitaan ekonomi; perekonomian Inggris sendiri berada pada titik terendah sejak tahun 1930. Angka inflasi mencapai 2,9% jauh lebih tinggi daripada angka yang diperkirakan sebelumnya, yaitu 2%. Inilah yang bias menjelaskan mengapa harga minyak naik dari US$ 36 perbarel menjadi US$ 58 perbarel. Artinya, kenaikan harga minyak tidak menunjukkan bahwa permintaannya bertambah. Konsumsi energi pada tahun 2009 justru menurun untuk pertama kalinya sejak PD II. Hal itu menunjukkan dengan jelas bahwa perekonomian global masih jauh dari pulih.


Dengan demikian, pembicaraan tentang pulihnya perekonomian Barat adalah terlalu dini. Pemerintah Barat mengadopsi kebijakan menurunkan tingkat suku bunga dan membeli aset-aset beracun hanya untuk menunda ambruknya perekonomian. Bisa jadi pemerintah Barat justru akan menenggelamkan pasar uang ke kubangan inflasi. Ambruknya pasar barang dan munculnya gelembung mata uang yang bisa meletus menyebabkan penderitaan terbesar yang disaksikan oleh dunia saat ini.


Khatimah

Seluruh paparan di atas semakin membuktikan bahwa bangunan ekonomi Kapitalisme selama ini memang rapuh. Hal ini semakin meneguhkan bahwa bangunan apapun—termasuk ‘bangunan’ sistem ekonomi—yang tidak didasarkan pada takwa (baca: syariah Islam), pastilah rapuh dan pasti suatu saat akan runtuh. Mahabenar Allah SWT Yang berfirman:

أَفَمَنْ أَسَّسَ بُنْيَانَهُ عَلَى تَقْوَى مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٍ خَيْرٌ أَمْ مَنْ أَسَّسَ بُنْيَانَهُ عَلَى شَفَا جُرُفٍ هَارٍ فَانْهَارَ بِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ وَاللَّهُ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ (١٠٩)
Apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya di atas dasar takwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengannya ke dalam Neraka Jahanam? Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zalim (QS at-Taubah [9]: 109). []

Komentar al-islam: 

Michael Buriyev: Khilafah Islam, Satu Dari 5 Negara Besar Masa Depan (Hizb-ut-tahrir.info, 18/06/09).

Bahkan insya Allah Khilafah akan menjadi satu-satunya yang terbesar di dunia!




Powered by ScribeFire.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Sunday, June 21, 2009

Kenapa Saya Memakai Linux ?

. Sunday, June 21, 2009
0 comments


Dari beberapa teman yang pernah melihat Laptop sehari-hari yang saya gunakan, ada beberapa orang yang bertanya seperti ini : " itu windows atau bukan sih?..kok gak kaya biasanya?.." atau " kok tampilan desktopnya keren dan simpel banget sih ?..emang itu pake apaan ?.." dan pertanyaan sejenis lainnya. Setelah saya jelaskan barulah mereka mengerti.

Memang saat ini saya menggunakan Operating System Linux di Laptop saya, dari sekian banyak distro yang tersedia saya memilih Linux UBUNTU. Alasan saya menggunakan Linux di laptop saya adalah :
  1. FREE alias GRATIS, ini bisa terjadi karena sifat Linux yang memang proyek Open Source , Berbagai macam distro yang anda suka bisa didapatkan dengan cara gratis ( bisa langsung download di website penyedia masing-masing distro ataupun langsung meminta ke penyedia masing-masing distro ). Sebagai contoh : setiap 6 bulan sekali saya selalu minta dikirimi CD Original Linux UBUNTU ke Canonical, jumlahnya tergantung seberapa banyak yang kita minta, selama alasannya tepat akan mereka kirim. Pertama kali mendapatkan paket dari Canonical saya cukup kaget karena barang dikirim langsung dari Netherland, setelah dibuka ternyata isinya adalah CD Ubuntu, Kubuntu dan Edubuntu, ditambah lagi dengan 4 buah sticker Linux Ubuntu..wuih kerennn he..he..he..jarang-jarang dapat paket dari luar negeri, dah gitu gratis lagi, saya tidak kena ongkos kirim dan tagihan apapun dari pak Pos.
  2. Paket Instalasi bawaan Linux masing-masing distro sudah cukup lengkap. Begitu kita selesai meng-install distro Linux yang kita suka, maka kita tidak perlu lagi mencari segala macam driver untuk hardware laaptop / komputer kita, karena oleh Linux semuanya hampir pasti dah bisa kedeteksi, kecuali kadang ada beberapa kasus untuk beberapa macam driver, seperti driver wifi misalnya, namun kita tidak perlu takut karena diluar "sana" sudah  tersedia. Belum lagi aplikasi atau program-program yang ada, dengan sekali install kita sudah dapat beberapa aplikasi penting seperti : Aksesoris : Calculator, terminal, CD/DVD Creator, Tomboy Notes, Text Editor, dlsb ; Games : berbagai macam games standar bawaan linux ; Graphic : FSpot photo manager, GIMP image editor, OpenOffice Drawing, XSane image Scanning Program ; Internet : Evolution, Mozzila Firefox, Pidgin, Remote Desktop, Transmission, dlsb ; Office : Dictionary, Evolution mail calendar, OpenOffice Presentation, OpenOffice Spreadsheet, dan OpenOffice word processor ; Sound dan Video : Brasero disc burning, Movie Player, Rhythmnbox Music Player. Ini sangat berbeda sekali dengan jika kita meng-install windows, setelah windows selesai diinstall, kita harus mencari driver VGA, Sound, Modem, Wifi, dan driver lainnya yang komputer kita perlukan, setelah itu kita harus menyiapkan segala macam program yang ingin kita install, seperti microsoft office, ACDSee, Adobe acrobat, Nero, Photoshop, Winamp, Jet Audio, anti virus dan program lainnya, capee dechh....Boleh dikatakan hampir semua software yang ada di windows seharusnya kita beli ( harga genuine software-nya-pun mahal mahal ), tapi karena kita butuh akhirnya Software bajakan-pun kita halalkan he..he..he....
  3. Installasi linux lebih simpel dan cepat daripada installasi windows, setelah selesai diinstall, komputer atau laptop kita bisa langsung "dijalankan"
  4. Linux sangat stabil. Jika di windows kita sering harus menekan Cont-Alt-Del untuk me-restart komputer yang Hang, maka di linux hal ini jarangggggg sekaliiii terjadiiiii ( sengaja saya tulis seperti itu untuk menunjukkan  bahwa hal seperti itu memang jarang terjadi ). Kita juga tidak perlu melakukan DEFRAGMENT ataupun cleaning registry seperti di Windows.
  5. Aman dari virus, setidaknya hal inilah yang saya alami. Sudah lebih dari 3 tahun saya menggunakan Linux hingga sekarang belum ada satupun virus yang bisa menginfeksi laptop saya. Saya juga tidak perlu repot untuk meng-install dan meng-update anti virus he..he..he...
  6. Bantuan dari komunitas pengguna linux untuk para linuxer ( para pengguna linux awam seperti saya ) sangat luar biasa..begitu kita menemukan masalah ataupun ada hal yang ingin kita tanyakan, maka bantuan akan datang darimana saja, sehingga masalah kita bisa cepat selesai..Asyik banget.
  7. "Wajah" Linux yang kita install bisa dipermak jadi berbagai macam, tentunya sesuai dengan keinginan kita.
Semua yang saya sebutkan diatas sebenarnya baru beberapa saja, masih banyak lagi keuntungan jika kita menggunakan Linux ( ini bukan promosi lho he..he...he.. ). Sebelumnya saya sudah pernah menggunaka OS Windows ( mulai dari Windows 98,Windows 2000, Windows XP dan Vista ), Macintosh ( saat saya masih menggunakan laptop APPLE iBook ) dan terakhir Linux. Dari ketiganya Linux dan Macintosh yang paling saya suka. Bedanya ( Linux dengan Macintosh ) Linux lebih enak untuk "dioprek" he..he...he...lagi.

Yang saya heran dengan pengguna windows adalah : sudah sering kena virus tapi masih juga tidak kapok, padahal data penting sampai hilang, bahkan komputer sampai harus diformat ulang agar bisa diinstall ulang windows-nya. Sering saya tanyakan ke mereka kenapa seperti itu, jawaban-nya bermacam-macam, ada yang bilang "abis enakan windows sih!...( padahal dia belum nyoba yang lain ; linux atau mac he..he..he..) " ; ada juga yang bilang "abis saya belum tau linux sih?.." , namun ada juga yang mau mencoba linux..untuk pengguna seperti ini biasanya saya sarankan untuk menggunakan DUAL BOOT dulu saja ( dalam 1 komputer dipasangi 2 OS, yaitu Windows dan Linux, jadi saat start pertama pengguna tinggal pilih saja, mau pakai windows atau Linux, minimal untuk belajar dulu. Jika sudah bisa dan terbiasa dengan Linux..selanjutnya terserah anda...he..he..he...

Dah dulu ahh...cape juga nulisnya, ini sekalian test kirim artikel via Scribefire di Linux....





Powered by ScribeFire.

Klik disini untuk melanjutkan »»
 

Alexa Page Rank

Site Meter

Info Komputer Pengunjung

IP
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com | Distributed by Blogger Templates